Jumat, 13 April 2012 di 07.05 Diposting oleh Guilty Class ZERO 1 Comment

perilaku anda sebagai konsumen seperti apa? pasti milih yang murah kan? tp beberapa orang juga ada yang memilih yang mahal lho? kok? mereka adalah orang-orang dari sedikit orang-orang yang menggunakan otaknya sebanyak 0.000000000000000000002%. SERIUS!!! otak manusia sekarang itu cuma kepake paling 0.000000000001%, lah einstein aja yang di bilang super jenius cuma make otaknya sebanyak 20%, kalo otak kita pake sampe 100%, bahkan bisa sampe me-nonaktifkan brain limiter, kita semua bisa hidup makmur.

well that aside, we all know that people wants things cheaps more than expensive, but do you know that reality isn't like what you always think? the fact is : the cheaper the things, the more expensive it really is.

misalnya, ada 2 barang yang sama, beda harga dan beda kualitas : barang A memiliki 1 fungsi  tp juga mengobati dan mencegah kambuhnya penyakit kanker. sedangkan barang B memliki 1 fungsi
harga barang A itu 70 ribu 1 bungkus, dan barang B itu 40 ribu 1 bungkus dengan kenyataan bahwa barang B memliki potensi penyakit kanker yang tinggi
menurut anda mahalan mana???

kalau anda pilih barang B maka saya bilang anda selevel dengan bad luck brian!

well setiap konsumen pasti ingin memuaskan kebutuhan pribadinya dengan biaya seminimal mungkin, tp ada beberapa orang yang bersikap ingin memenuhi kebutuhan nya dengan biaya yang wajar dan membuatnya tetap sehat sehingga tidak perlu khawatir dengan biaya kesehatan di masa depan

dari hasil observasi saya konsumen itu perilakunya ada 2 seperti diatas, nah termasuk yang manakah anda?
READ MORE - PERILAKU KONSUMEN

di 06.17 Diposting oleh Guilty Class ZERO 0 Comments

Harga itu bersifat relatif. kadang dia naik kadang dia turun....
kadang dia mahal... kadang dia murah...
kadang dia melambung kaya bola kadang dia meng-hati kaya cinta.... (dafuq???)

anyway, harga biasanya di tentukan dari banyaknya jumlah penawaran dan permintaan.
penwaran apa?? kau pikirkan sendiri!!!!
ahahaha penawaran itu adanya pada pihak produsen, seperti anda membuat sebuah game (ngomong2 saya dulu buat game waktu zaman SMA) lalu anda ingin mendapatkan uang bagaimana caranya? ya dengan menual game tersebut anda menawarkan pada teman-teman anda (jadi inget masa lalu) tapi harga yang bisa anda tawarkan itu tergantung dari kualitas barang anda, dan kualitas barang salah faktor yang mempengaruhi jumlah permintaan, kalau game yang anda buat menarik banyak pelanggan, pasti akan ada banyak permintaan dan anda bisa menaikan harga dengan alasan "cuma saya yang buat, dan ini termasuk langka".

penawaran dan permintaan itu ga pernah akur, selalu aja kebalikannya, kalo permintaan lagi naik, penawaran turun begitupun sebaliknya hehehe mereka pasangan yang serasi dengan saling mengisi kekurangan masing-masing
contoh sederhananya adalah saat BBM (yang katanya) mau di naikin harganya pasti banyak permintaan. kenapa?? kalo BBM udah naik emg lu mau beli banyak?!???! makanya jangna pake BB kan BBM jadi naik wkwkwkkww. palingan juga berita BBM naik cuma april mop nya SBY wkwkwkwkw

nah ketika sedang musim duren... banyak penawaran duren dan itu membuat harga duren menurun karena mereka semua bersaing di pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang menjual barang homogen biasanya mereka pasang plang gini kali ya : "yang lebih bagus dari duren saya? *geleng-geleng yang lebih mahal?? banyaaakk" ehehehehe

ya begitulah penentuan harga permintaan dan penawaran tergantung dari kualitas, kuantitas dan kelangkaan barangnya
READ MORE - PENENTUAN HARGA PENAWARAN DAN PERMITAAN

di 06.05 Diposting oleh Guilty Class ZERO 1 Comment

Ruang lingkup ekonomi meliputi transaksi, masalah-masalah yang menyangkut ekonomi,  pendapatan dan juga berbagai macam hal yang ada hubungannya dengan kegiatan ekonomi.

salah satu hal yang terdapat dalam ruang lingkup ekonomi adalah bagaimana caranya mendapatkan penghasilan tetap tanpa harus bekerja (passive income) maka dari itu mari simak cerita ini :


pada suatu hari terdapat seorang pemuda biasa yang sedang dalam masa-masa kuliah... dia tidak begitu pintar dan nilainya cukup bagus, sayangnya.... dia tidak terlalu terkenal di kalangan teman-temannya dia hanya dapat bergaul dengan beberapa orang saja. Suatu saat dia berpikir "ah kalo kuliah terus sih... emg bisa lulus, tp apa bener nanti abis lulus gw sukses?? lagian.... College is too mainstream!" ternyata pemuda ini seorang 9gager hehehe.
lalu dia tiba-tiba saja bertemu dengan seseorang yang mengenalkannya ke dunia bisnis dan wirausaha, dengan segenap hati dia menerima masukan dan ide-ide usaha dari orang tersebut dan akhirnya dia memutuskan untuk menjadi kaya dengan usahanya sendiri.
mencoba meminjam uang pada orang tuanya tetapi gagal, akhirnya dia mencoba meminjam uang dari orang-orang yang ia temui di jalan.. sampai akhirnya modalnya terkumpul sebanyak 10juta. karena dia ingin sukses makanya dia meninggalkan kuliahnya sampai dia di drop out, tp semua itu dia rahasiakan dari orang tuanya, dan tetap meminta uang bayaran kuliah.
hingga setelah 4 tahun orang tuanya mulai merasa aneh kenapa dia tidak kunjung juga wisuda akhirnya orang tuanya pergi mendatangi kampusnya dan kaget karena tau kalau anaknya sudah lama di DO, akhirnya mereka pulang dan memarahi anak itu selama 3 hari berturut-turut, pada hari ke 4 pemuda itu membawa orang tuanya ke suatu tempat dimana dia menunjukkan rumahnya, surat-surat rumahnya, tanahnya, usahanya, dan penghasilannya yang mencapai 200jt perbulan yang merupakan passive income. sejak saat itu orang tuanya berubah pikiran dan mulai berpikir bahwa sebuah pendidikan bukanlah hanya sekedar memberi ilmu, karena itu tidak akan menghasilkan apa-apa, pendidikan adalah melatih agar berani melakukan sesuatu demi mencapai kebahagiaan
kalau selama ini kita belajar hanya untuk lulus kuliah maka hanya sampai disitu saja ilmu kita, dan lagi, untuk medapatkan suatu pekerjaan yang spesifik tidak membutuhkan banyak ilmu, misalnya kita ingin menjadi seorang hacker handal, apa kita perlu akuntansi? tentu tidak. maka dari itu jika anda merasa di beri ilmu yang kira-kira tidak dibutuhkan untuk tujuan anda, lebih baik jangan di lanjutkan karena itu hanya membuang-buang waktu anda yang seharusnya bisa untuk di pakai mencari uang.
READ MORE - RUANG LINGKUP EKONOMI

di 05.38 Diposting oleh Guilty Class ZERO 0 Comments

DEFINISI metodologi ekonomi

metodologi adalah ilmu yang mempelajari tentang metode. jadi metodologi ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang metode yang di pakai dalam kegiatan berekonomi dan prinsip-prinsipnya.

bentuk-bentuk masalah ekonomi itu ada banyak, misalnya harga yang melambung tinggi, tingkat permintaan yang meningkat sedangkan rating produksi menurun atau sebaliknya, banyaknya beredar uang di masyarakat yang menyebabkan deflasi.
lalu ada juga yang selalu kita jumpai seperti kemiskinan, kesejahteraan yang tidak merata, lapangan kerja yang jumlahnya sangat sedikit (opini saya sih lebih baik orang menjadi pengusaha dari pada mencari kerja ngapain capek2 kuliah ujung2nya cuma di gaji 2jt??), nah ini juga masalah ekonomi yang di alami oleh seorang pengusaha : PROFIT dan DEFISIT.
dan jangan lupakan soal HUTANG ahahahah ini dia kalau orang udah usaha pasti banyak utangnya wkwkwkwk tp yah kata orang bilang sih bener, kalo utangnya dikit, dia ga bakalan kaya!

PENGARUH MEKANISME HARGA
Krisis finansial global yang terjadi sejak akhir tahun 2007 telah menyebabkan perlambatan ekonomi global secara bertahap. Diperkirakan daya beli masyarakat menurun. Banyak pihak yang mengatakan bahwa krisis hanya terjadi pada negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun perlu diingat bahwa sebagian besar negara yang kekuatan pasarnya sedang tumbuh (energing market) menguasai 60% pangsa pasar ekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara maju. Karena itu, jika terjadi penurunan permintaan, pasti akan berdampak terhadap permintaan barang-barang dari negara-negara yang sedang tumbuh (emerging countries). Tentu hal ini akan berakibat pada menurunnya kinerja berbagai sektor usaha, khususnya industri.
Harapan untuk segera terlepas dari himpitan krisis ekonomi yang terjadi sejak akhir tahun 2007 nampaknya bukan merupakan sesuatu yang berlebihan. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator ekonomi, seperti tingkat suku bunga perbankan yang terus menurun, menyesuaikan suku bunga SBI, inflasi yang semakin terkendali serta transaksi di bursa efek yang semakin bergairah. Kondisi tersebut setidaknya dapat ditangkap sebagai sinyal bahwa Indonesia sudah mulai memasuki tahap recovery atau kebangkitan.
Memang masih banyak faktor lain yang mempengaruhi dan sekaligus menentukan tingkat prosentase pemulihan ekonomi dan tingkat suku bunga bank, inflasi serta kondisi bursa efek pada umumnya dapat dijadikan sebagai barometer.
PENGERTIAN PERMINTAAN itu seperti ini : "pak saya minta duit dong" "buat apa??" "buat beli Ak47 buat bantai bapa ahahahaha!"
ya ga lah!!! wkwkwkw

yang bener tuh gini : permintaan itu mirip seperti kebutuhan... hanya saja berupa barang yang di jual, jadi biasanya seorang produsen mengadakan riset (kalo produsen professional ya) sebelum memproduksi, mereka akan melihat jumlah barang yang paling banyak di minta di suatu tempat itu apa, kapan barang itu diminta, dan seberapa besar tingkat permintaanya. misalnya kalo orang indo kebanyakan lebih milih PS 3 drpd Xbox 360 (INI YANG NYEBABIN INDONESIA GA MAJU-MAJU!)
atau orang indonesia cenderung lebih memlih motor drpada PC/laptop Alienware atau PC/laptop Hardcore gaming (INI NIH YANG SAYA GA SUKA! MASA MOTOR DI PAKE KTP JUGA DAPET SEDANGKAN PC HARCDCORE GAMING MESTI BERJUTA-JUTA?!?! KAPAN MAU MAJUNYA INDONESIA KALO GA ADA BENDA BUAT MERANGSANG OTAK?!!?!?!)

kira-kira begitu ._.

BAGAIMAKAKAH HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN?Jawabannya begini, kalau permintaan naik, penawan turun kalau penawaran naik, permintaan turun (memang tak ada yang sempurna di dunia ini)

FAKTOR APA YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN

faktor apa?? duitlah! pikirin aja misalnya nih orang banyak duitnya pasti mintanya aneh2....
nah kalo dia lagi ga ada duit pasti ga minta kan?
jadi semua itu tergantung dari uang! kalo ga ada uang, produsen juga ga bisa produksi banyak kaleee lah orang uangnya di konsumen semua, nah si konsumen malah minta macam-macam...


 
PENGERTIAN KONSUMEN

hayo yang baca ini (terutama dosen) kalo merasa dirinya konsumen tolong di jawab ya
yang jelas konsumen itu berasal dr kata konsumsi (butuh, ingin,) dan men (manusia, orang, tp bukan jin) jadi konsumen adalah orang yang membutuhkan atau yang menginginkan sesuatu. yah menurut saya sih itu wkwkwkwkw

PENDEKATAN KARDINAL DAN ORIGINAL

 Pendekatan nilai guna (Utility) Kardinal atau sering disebut dengan teori nilai subyektif : dianggap manfaat atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dapat dinyatakan secara kuantitif / dapat diukur, dimana keseimbangan konsumen dalam memaksimumkan kepuasan atas konsumsi berbagai macam barang, dilihat dari seberapa besar uang yang dikeluarkan untuk membeli unit tambahan dari berbagai jenis barang akan memberikan nilai guna marginal yang sama besarnya. Oleh karena itu keseimbangan konsumen dapat dicari dengan pendekatan kuantitatif.


Pendekatan nilai guna ordinal atau sering juga disebut analisis Kurva indeference : manfaat yang diperoleh masyarakat dari mengkonsumsikan barang-barang tidak kuantitif / tidak dapat diukur.
Pendakatan ini muncul karena adanya keterbatasan - keterbatasan yang ada pada pendekatan cardinal, meskipun bukan berarti pendekatan cardinal tidak memiliki kelebihan.

READ MORE - EKonomi?

Sabtu, 18 Februari 2012 di 07.41 Diposting oleh Guilty Class ZERO 1 Comment





kreeekkk.... suara pintu rahasia yang ada dirumah tua itu menggema ke seluruh bagian rumah. Disana seperti dimensi lain, di rumah yang kecil itu terdapat pintu rahasia yang menghubungkan ke ruangan yang benar-benar luas dan seharusnya tidak ada disana. tapi pada kenytaannya ruangan itu ada, ruangan luas berdinding batu seperti sebuah kastil, atau lebih tepatnya seperti sebuah penjara bawah tanah. dari ruangan itu memancar keluar aura gelap yang menyesakkan.
"inilah alasannya megapa ruangan ini bernar-benar ku kunci rapat. aura jahat dari grimoire yang tersimpan disini begitu pekat sampai membuat kami tidak bisa tidur" sepertinya Ravine sangat tidak ingin membuka pintu ini.
"hmm..." Altair seperti tidak merasakan apa-apa... tidak, dia tau kalau ada aura yang pekat, tapi dia tidak terpengaruh sama sekali dan itu membuat Ravine dan Ayako heran.
"emm.... Altair?"
"ya? ada apa Aya?"
"apa kau tidak terpengaruh sama sekali dengan aura sepekat ini?"
"sejujurnya aku meraskannya tapi itu tidak masalah buatku"
pernyataannya itu membuat mereka terkejut. tidak mungkin ada manusia biasa yang tidak terpengaruh grimoire, grimoire adalah sebuah perwujudan dari kejahatan yang pernah ada di dunia, semua itu di jadikan sebuah buku yang mengandung sihir-sihir gelap.

Altair mulai mencari dan melihat isi grimoire itu. dia banyak menemukan mantra-mantra kuno yang dia tidak mengerti sama sekali
"hmm..."
"kau dapat sesuatu?" Ravine ingin tau.
"tentu saja"
"apa itu???" Ayako terkejut karena ia tidak menyangka kalau Altair bisa mengerti bahasa kuno
"yang ku dapat adalah..... bahasa kuno yang sangat tidak ku mengerti" Ia mengatakannya dengan wajah polos
GUBRAAAKKK! Ravine dan Aya terjatuh akibat lawakan garing dari Altair.
"ahahahaha kalian ini bagaimana?? aku tidak mungkin mengerti bahasa tingkat dewa seperti ini kan? hahahaha"
"ternyata orang aneh sepeti Altair bisa melawak jugaa ahahahahaha" mereka semua tertawa bersama.

----

malam hari.
tok tok tok tok
tok tok tok plang!

"Aduh! jari ku terisis.... kakak.... tolong dong."
"ada apa sih ay? ya ampun... masa motong bawang aja sampe segitunya... biasanya kamu ga ceroboh."
"hahaha kan ada saat-saat dimana seorang wanita harus bersikap ceroboh agar terlihat feminin."
"kamu tuh g ada femininnya sama sekali tau" Ravine menjawab dengan wajah datar.
sambil mengusap tangannya yang terisis Ayako memikirkan apa yang di lakukan oleh Altair sekarang
"hmm apa yang sedang dia lakukan ya??"
saat itu juga Ravine menyadari kalau adik telah jatuh cinta.

.............
................
....................
tuk. suara buku tertutup di sebuah ruangan gelap. Altair telah selesai membaca Grimoire yang ke 4 dan dia merasakan perasaan yang sangat dirindukannya. Perasanan gelap yang sangat nyaman, perasaan sendirian dan kesepian yang sangat nikmat.
"ugh... perasaan ku jadi enak begini, padahal aura di ruangan ini penuh dengan negativitas"
dia melihat ke sekelilingnya, menemukan sebuah jendela yang mengarah ke luar, dari jendela itu terlihat berkas sinar bulan, entah mengapa Altair sangat tenang jika melihat bulan dan bintang, serta benda-benda langit lainnya.
"seandainya.... aku bisa ingat dimana rumahku..." sambil melihat ke arah cahaya bulan, dia mendengar suara pintu terbuka dan ia terkejut dengan orang yang membuka pintu itu.
READ MORE - Stellars vol.1 part 3

Rabu, 18 Januari 2012 di 20.21 Diposting oleh Guilty Class ZERO 1 Comment



"hei... sebaiknya kau membayar pajak untuk berjualan disini! ini daerah ku tau!" pemuda itu bicara dengan nada kasar pada ravine, sepertinya dia seorang yang merasa berkuasa disana."maaf, aku punya prinsip tidak akan membayar sesuatu yang tidak menguntungkan ku, dan kau pasti bukan petugas keamanan disini, jadi aku tidak akan membayar mu." dari kejauhan Aya dan Altair yang dari tadi memperhatikan mereka akhirnya mulai menghampirinya. "kalau tidak mau juga, aku akan memaksa mu! tubuh kecilmu tidak akan bisa menang melawan ku tau!" pemuda itu akhirnya melancarkan pukulan ke arah wajah Ravine, tp dia bisa menghindar dengan mudah dan melancarkan serangan balik dengan menyerang rahang bawah nya. Wuusshh! ravine dapat melihat serangan pemuda itu, dia menghindarinya dan melakukan uppercut BUAK! pukulannya tepat mengenai rahang bawah musuhnya dan itu membuat musuhnya terlempar.

"wah kakak selalu hebat seperti biasanya" Ayako datang dan memberi pujian pada kakaknya karena berhasil mengalahkan pemuda besar itu. "...tidak disangka kau bisa mengalahkan orang besar ini dengan 1 pukulan" Altair pun terkejut melihat kekuatan Ravine itu. "haha... dari kecil aku sudah di latih oleh orang tua ku agar bisa melindungi diri."
"ngomong-ngomong.... ada apa kalian kemari?"
"Altair ingin membantu kakak katanya"
"benarkah?"
"itu benar" Altair menjawabnya. "lalu apa yang kau jual belikan? butuh bantuan untuk memasarkannya?"
"memangnya kau bisa tair?" Ravine agak ragu dengan tawaran bantuan dr altair karena dia merasa Altair tidak pernah jualan.

-----

hasilnya memang benar ia tidak punya pengalaman dan melakukan beberapa kesalahan, tapi di luar dugaan berkat kata-kata nya yang sopan dan wajah tampannya jadi banyak pelanggan yang datang ke pada mereka untuk membeli komoditas.
komoditas yang mereka jual sebagian besar sepeti benda-benda rumahan seperti cup, buku-buku bekas, sendok, piring garpu dll

"hmm~~~ darimana kalian dapat semua benda ini?" Altair penasaran dengan cara mereka mendapatkan barang-banrang ini untuk di jual.
"dari mana yaaa~~?? kasih tau ga yaaaa???" Ayako sepertinya senang sekali menggoda Altair.
tiba-tiba saja ada seorang wanita yang meminta barang aneh.
wanita dengan wajah yang cantik dan tubuh yang bagus.... rambutnya sepanjang bahu dan berwarna hitam. matanya berwarna merah menyala bagaikan api, sepertinya dia wanita yang bersemangat.
"umm.... permisi... apakah anda menjual grimoire?" tanya wanita itu.
Grimoire, Buku yang berisi mantra-mantra kuno... konon grimoire yang memiliki kekuatan besar dapat merubah wujudnya menjadi seperti manusia
"maaf kami tidak menjual grimoire, memang ada beberapa grimoire kami punya tapi kami tidak menjualnya" Ravine menajwabnya.
"oh terimakasih kalau begitu, sebenernya aku mencari sebuah grimoire yang spesifik"
"spesifik? sepeti apa?" Ayako merasa penasaran dengan wanita ini
"girmoire ini disebut CONSTELLARIE dalam grimoire ini terdapat sejarah planet yang hilang"
DEG DEG tiba-tiba saja Altair bereaksi mendengar kata planet yang hilang. dia merasa heran kenapa kata-kata itu begitu membuatnya merasa bersalah.
"planet yang hilang...??" Altair mulai tertarik dengan pembicaraan ini, dia merasa harus tau seseuatu tentang planet ini.
"ya planet yang hilang... tapi aku tidak tau namanya apa, aku hanya seorang astrologist yang sedang mencari kebenaran akan keberadaan planet ini".
setelah menejelaskan semua yang ia tau tentang grimoire dan planet itu, wanita misterius itu akhirnya pergi
"Ravine, Aya tolong tunjukkan grimoire yang kalian punya padaku, aku merasa harus mengetahui seseuatu tentang grimoire dan sebagainya".

                                    PREVIOUS CHAPTER                  NEXT CHAPTER
READ MORE - STELLARS VOL 1. PART 2

Kamis, 29 Desember 2011 di 23.21 Diposting oleh Guilty Class ZERO 1 Comment



"apa yang membuatmu berpikir kau paling benar?"
"karena akulah yang paling benar"

...

gelap.

gelap.

hal pertama yang di lihatnya ketika terbangun adalah horizon gelap yang bertabur titik cahaya.

"uuhhh...." pemuda itu terbangun dengan rasa sakit di sekujur tubuhnya. "dimana ini?" dia penasaran.

terdengar suara langkah kaki menuju ke tempatnya. "hai apa yang kau lakukan di padang rumput halaman ku?" pemuda itu sebaya dengan nya memiliki rambut biru yang di anggapnya aneh. "....tidak tau.... aku tidak bisa ingat apa-apa"

EZTERIAL
hanya 1 kata ini yang bisa ia ingat.
semua ingatannya pudar... dia tidak ingat siapa dirinya, dari mana asalnya atau makhluk apa dia.

"EZTRERIAL", katanya. "apa itu ester...???" pemuda itu kebingungan, "tidak tau... aku hanya ingat itu saja."jawabnya.
pemuda itu akhirnya sadar kalau mereka belum berkenalan. "oh ya, namaku Ravine, aku adalah anak pemilik padang rumput ini, disama rumah ku" dia menunjuk ke arah rumah yang cukup dekat dr sana. "siapa namamu?"
pemuda itu menggeleng "aku tidak ingat". "hm... bagaimana kalau kau ku beri nama saja? eh maksudku agar aku bisa memanggil mu... bagaiamana dengan.... Altair, nama mu Altair D. Aquila" ravine memberikan nya nama sesuai seleranya.
"Altair D. Aquila...?" dia berpikir sejenak dan akhrnya mengangguk menyetujuinya.
"baiklah Altair, mari ikut kerumah ku, sepertinya kau lapar" Ravine mengajak masuk ke rumahnya.


Rumah yang sederhana, dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi serta gudang yang tidak terpakai lagi. di sana terdapat seorang gadis yang kelihatannya lebih muda sedikit darinya.

gadis itu tersenyum padanya dan menyapa "hai... kudengar dari kaka katanya kamu kehilangan ingatan dan tidak tau bagaiman bisa ada di halaman rumah ya?". Altair merasa bingung karena tidak ada yang menceritakan kondisinya terhadap gadis ini tapi dia sudah tau apa yang terjadi padanya sebelum itu.
rasa penasaran Altair di ketahui oleh ravine dan akhirnya dia menjelaskannya.
"dia adik perempuan ku, Ayako, dia dan aku bisa berkomunikasi dari jarak jauh dengan menggunakan telepathy"
telepathy, kemampuan berkomunikasi langsung kedalam pikiran seseorang dengan mengirim gelombang pikiran ke dalam otak si target.

"tidak mungkin.... aku tidak percaya kalian bisa telepathy" Altair menyangkal pernyataan temannya itu, ia mengira telepathy hanya bisa di lakukan orang-orang seperti dia. orang-orang seperti dia? tapi dia bahkan tidak tau siapa dirinya, dia hanya merasa bahwa telepathy adalah suatu hal yang sudah tidak asing lagi baginya.
"kami mendapatkan kekuatan telepathy ini ketika orang tua kami meninggal dunia, aku harus melindungi Aya jadi kami harus selalu bisa berkomunikasi".
"sejak ayah dan ibu meninggal.. aku shock berat, dan sepertinya hubungan erat dengan kakaku membuat ku mendapatkan kemampuan mengirim gelombang otak ke kakak, tentu saja itu hasil dari shock ku juga" Aya menambahkan penjelasan kakaknya.
"baiklah... ini sudah malam, sudah saatnya tidur, Al, kau tidur di kamar itu denganku, Aya, tidak apa-apa kan tidur sendiri?" Ravine terlihat perhatian terhadap adiknya. "iya kak" menyanggupinya.

--

benci.
Rasa benci.
"tidaakkkkk.....!!"
Rasa benci yang membara.
"******!! apa yang kau lakukan?!"
Rasa bersalah yang menusuk.

di tengah-tengah mayat yang begitu banyak Ia melihat sosok seseorang yang tersenyum kepadanya.
ini mimpi.
ini mimpi.

Ia terbangun dari tidurnya, dan dia merasakan ada seseorang disampimg nya, "eh... sudah bangun ya? padahal tadinya baru mau ku bangunkan" ternyata yang ada sampingnya adalah Ayako, gadis itu duduk disamping dengan membawakan semangkuk bubur untuk sarapan pagi
"bagaimana perasaan mu? apa kau merasa homesick? ini kan bukan rumah mu" Aya menanyakan kondisinya sambil menaruh bubur itu di meja. "aku baik-baik saja, dimana Ravine?" Ia tidak melihat Ravine dimanapun.
"kakak sudah pergi, dia harus berjualan, kakak adalah seorang pedaganng ia punya cita-cita ingin menjadi pedangang yang berkiling dunia.. ahahah" sepertinya Aya menganggap cita-cita kakaknya seperti main-main saja.
"Aya, antarkan aku ke sana, aku ingin membantu Ravine" akhirnya mereka pergi ke pasar dan bertemu dengan Ravine, disana ia melihat Ravine sedang berbicara dengan seseorang yang kelihatannya memaksa.

                                                                       NEXT CHAPTER
READ MORE - Stellars vol.1 part 1